Moy I am nothing without you

I have reached 6K followers! Thank you for your continued support. I could not have done it without each of you. 🙏🤗🎉
17/08/2024

I have reached 6K followers! Thank you for your continued support. I could not have done it without each of you. 🙏🤗🎉

PKS, kamu itu lucu ye! PKS menjadi parpol yang ikut pemilu dengan menggunakan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang ...
27/07/2022

PKS, kamu itu lucu ye!
PKS menjadi parpol yang ikut pemilu dengan menggunakan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang tengah mereka gugat.Jangankan Hakim MK, kita yang awam aja ikut bingung dengan lucu2an PKS!!!

Menurut Hakim MK, PKS menjadi salah satu parpol yang ikut membahas UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu saat itu yang kini digugat.

PDB China di prediksi bakal bisa menyusul PDB Amerika. PDB Indonesia sendiri bagaimana? Urutan keberapa di dunia, asia d...
23/07/2022

PDB China di prediksi bakal bisa menyusul PDB Amerika. PDB Indonesia sendiri bagaimana? Urutan keberapa di dunia, asia dan asean?

Dana Moneter International (IMF)) memproyeksikan jumlah produk domestik bruto (PDB) dunia akan mencapai USD104 triliun hingga akhir tahun 2022. Dana Moneter International...

Dia bilang, "Kalau perlu, bubarkan saja FPI itu".
20/11/2020

Dia bilang, "Kalau perlu, bubarkan saja FPI itu".

Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, memerintahkan prajurit menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab di wilayah DKI Jakarta. Dudung: "K...

Memadukan pola HEAD AND SHOULDER dengan indikator volume memiliki akurasi sampai 93% dalam transaksi future dan saham di...
05/11/2020

Memadukan pola HEAD AND SHOULDER dengan indikator volume memiliki akurasi sampai 93% dalam transaksi future dan saham di pasar regional dan global.

MEMADUKAN POLA HEAD AND SHOULDER DENGAN VOLUME MEMILIKI AKURASI SAMPAI 93 PROSEN DALAM BERTRANSAKSI DI BURSA REGIONAL DAN GLOBAL

23/08/2020

Vaksin Merdeka

Minggu 23 August 2020
Oleh : Dahlan Iskan

BERITA baik minggu ini datang dari Hainan. Menteri BUMN Erick Thohir dan Menlu Retno L.P. Marsudi terbang ke kota Sanya. Itulah 'Pantai Kuta'-nya pulau Hainan. Di situ mereka bertemu Menlu Tiongkok Wan Yi. Perjanjian awal pun ditandatangani: Indonesia bisa membeli 50 juta ampul vaksin Covid-19 dari Sinovac pada Januari 2021.

Memang, berita media tidak rinci: apa yang disebut membeli 50 juta ampul itu. Bukankah Bio Farma Bandung bisa memproduksi sendiri –berdasar perjanjian dagang antara Sinovac dengan Bio Farma.

Kemungkinan Indonesia ingin lebih cepat mendapat vaksin itu. Tanpa menunggu Bio Farma. Yang baru bisa berproduksi setelah hasil tes klinis tahap 3 disahkan BPOM.

Di Tiongkok uji klinis tahap 3 itu sudah dilakukan lebih dulu. Tiongkok sudah bisa memproduksinya lebih awal. Ketika yang 50 juta itu habis dipakai tepat ketika Bio Farma sudsh diizinkan mulai memproduksi.

Saya memperkirakan seperti itu.

Kemungkinan lain, selama ini uji klinis tahap 3 di Bandung itu belum disertai perjanjian dagangnya. Maka di pertemuan Hainan itulah Bio Farma mulai mendapat hak memproduksi 50 juta. Juta-juta berikutnya akan dibicarakan kemudian. Terutama berapa yen yang harus dibayar Bio Farma ke Sinovac untuk setiap satu juta ampulnya.

Kemungkinan yang mana pun tidak ada masalah. Saya anggap itu sebagai langkah cepat yang harus dilakukan.

Ups... Akhirnya saya mendapat konfirmasi dari Bio Farma. Kemarin. Ternyata kemungkinan pertama itu yang benar. Pembelian 50 juta unit itu semata-mata karena di sana sudah boleh diproduksi. Sedang untuk bisa produksi di Indonesia masih harus menunggu hasil uji klinis tahap 3 yang di Bandung itu. Juga masih harus menunggu izin edar dari BPOM.

Berarti akan ada kiriman 50 juta unit vaksin langsung dari Tiongkok. Kiriman itu, menurut Iwan Setiawan, dalam bentuk bulk. Bukan dalam bentuk botol-botil kecil.

Iwan adalah kepala departemen komunikasi Bio Farma. Kiriman itu dilakukan secara bertahap mulai tiga bulan lagi. "Di November 10 juta unit. Desember 10 juta. Januari, Februari dan Maret masing-masing 10 juta," ujar Iwan kemarin.

Setelah vaksin itu tiba di Bandung, Bio Farma melakukan pembotolan dan seterusnya. "Jadi akan ada untuk komponen dalam negerinya," ujar Iwan.

Bio Farma, katanya, baru akan memproduksi sendiri setelah uji klinik tahap 3 selesai dievaluasi dan dinyatakan berhasil.

Maka membeli dulu dari Tiongkok itu saya anggap langkah yang sigap. Saya salut tim Erick Thohir mampu menemukan jalan kuda itu. Dirut Bio Farma sendiri sampai hari ini masih di Tiongkok. Untuk bisa bertemu langsung Sinovac di tengah pandemi.

Pertemuan dua menteri Indonesia dengan Menlu Tiongkok sendiri memilih tempat di Hainan. Pilihan yang tepat. Hainan hanya 3,5 jam terbang langsung dari Jakarta. Dengan pesawat carter. Mereka bisa langsung balik ke Jakarta hari itu juga. Tanpa harus bermalam di sana.

Gerak cepat itu memang menjadi ciri khas orang seperti Erick Thohir.

Apalagi pemerintah sudah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan antara 4,5 sampai 5 persen. Angka yang sangat optimistis. Saya sampai terkaget-kaget.

Berarti prioritas vaksinasi nanti harus dikaitkan dengan sektor-sektor ekonomi: para karyawan pabrik, para pramugari dan awak angkutan, komunitas pasar, dan seterusnya.

Siapa pun yang diprioritaskan tetap saja baik untuk semua. Dengan 40 juta orang yang akan divaksinasi berarti potensi penularannya juga turun.

Sejauh ini isu negatif yang sempat ramai sudah reda. Tidak ada lagi isu halal-haram. Tanpa harus terjadi caci-maki.

Pun reda sendiri isu 'kok rakyat jadi kelinci percobaan' –mengapa tidak pemimpinnya. Seperti Presiden Duterte di Filipina. Atau anak perempuan Presiden Putin di Rusia. Terutama setelah Menteri Erick Thohir memberi keterangan tidak mau jadi relawan uji klinis. Padahal Erick tidak mungkin jadi relawan. Tempat tinggalnya tidak di Bandung –harus dekat dengan Bio Farma yang pusatnya di Bandung.

Maka tepat sekali ketika Gubernur Jabar Ridwan Kamil, cepat memadamkan isu itu. Ia langsung mendaftar jadi relawan. Demikian juga Pangdam Siliwangi dan Kapolda.

"Saya mendapat giliran suntik tanggal 25 Agustus," ujar Ridwan Kamil ketika saya telepon kemarin. Berarti Selasa lusa.

Gubernur merasa sudah mendapat penjelasan lengkap mengenai konsekuensi menjadi relawan. Termasuk harus menjalani dua kali suntikan. Ia merasa aman-aman saja.

Kenapa harus dua kali? "Karena vaksin ini bukan dari virus Covid-19 yang dilemahkan, tapi dari virus yang dimatikan," katanya. Itulah penjelasan yang ia terima. Maksudnya: vaksin ini lebih aman.

Sejauh ini di Tiongkok sendiri belum ditemukan efek negatif dari vaksin ini.

Berarti Bio Farma nanti harus memproduksi dua kali lebih banyak dari jumlah orang yang harus divaksinasi.

Kalau pun Erick kini juga lagi bicara dengan dua perusahaan vaksin Tiongkok lainnya, bukan berarti meragukan Sinovac. Itu semata-mata melihat kemampuan produksi pabrik vaksin. Yang tidak akan sebesar keperluan seluruh dunia.

Bio Farma bukan baru sekali ini bekerjasama dengan Sinovac. Di program vaksinasi polio, misalnya, Bio Farma juga bekerjasama dengan Sinovac.

Saham Sinovac, yang sudah lama go public di pasar modal Nasdaq New York, mengalami kenaikan besar bukan di vaksin Covid-19 ini, tapi saat mulai memproduksi vaksin hepatitis A dan B dulu. Sedang nama Bio Farma ngetop saat memproduksi vaksin flu burung.

Kini semua orang memang menunggu vaksin Covid-19 itu. Apalagi kalau melihat berita Harian DI's Way kemarin: kini di Beijing tidak wajib lagi pakai masker. Rasanya di bulan Agustus ini justru orang Beijing yang merdeka.(Dahlan Iskan)

Generasi Millenial perlu  belajar cara berfikir peraih Nobel ini dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Let's check it ...
29/11/2018

Generasi Millenial perlu belajar cara berfikir peraih Nobel ini dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Let's check it out!!!

Inilah Cara Berfikir Peraih Nobel: Adakah Hubungannya Dengan Gerakan 212...? Daniel Kahneman dalam bukunya THINKING, FAST AND SLOW, mengkategorikan cara berp...

Mengapa kita yg bekerja sangat keras namun hasilnya masih minim, sementara orang lain cukup santai namun hasilnya melimp...
20/11/2018

Mengapa kita yg bekerja sangat keras namun hasilnya masih minim, sementara orang lain cukup santai namun hasilnya melimpah? Berikut jawabannya. Le's check it out!!!

MENINGKATKAN LEVEL KESADARAN DAPAT MEMASUKI PINTU REZEKI DENGAN LEBIH MUDAH. Pernahkah Anda berpikir, saya ini sudah kerja keras tapi kok hasilnya begitu-beg...

13/10/2018

*SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA* .... pesan utk dunia....

Pada Acara Opening Plenary
Pertemuan Tahunan IMF-World Bank
Bali Nusa Dua Convention Center Bali, 12 Oktober 2018

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikumWarahmatullahiWabarakatuh,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya

Bapak dan Ibu sekalian…

Sepuluh tahun yang lalu, kita mengalami Krisis Finansial Global. Berkat langkah-langkah kebijakan moneter dan fiskal yang luar biasa, yang membutuhkan keberanian politik yang besar… Saudara-saudara para pembuat kebijakan …. telah menyelamatkan dunia dari depresi global …. yang pada waktu itu sudah di depan mata… Untuk itu … kami menyampaikan selamat atas kesuksesan Saudara-saudara …. dalam mengatasi Krisis Finansial Global tahun 2008

Setelah 10 tahun berlalu …. Kita tetap harus waspada terhadap meningkatnya resiko … dan kesiap-siagaan kita dalam mengalami ketidak-pastian global. Seperti yang disampaikan Nyonya Lagarde… terdapat banyak masalah yang membayangi perekonomian dunia… Amerika Serikat menikmati pertumbuhan yang pesat… namun di banyak negara terdapat pertumbuhan yang lemah atau tidak stabil …Perang Dagang semakin marak… dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang. Negara-negara yang tengah tumbuh …. juga sedang mengalami tekanan pasar yang besar..Dengan banyaknya masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa: *Winter is Coming*

Hadirin yang berbahagia,

Dalam beberapa decade terakhir ini …, negara ekonomi maju telah mendorong kami negara ekonomi berkembang…. untuk“membuka diri”, …. dan ikut dalam Perdagangan Bebas dan Keuangan Terbuka. Globalisasi dan keterbukaan ekonomi internasional ini … telah memberikan banyak sekali keuntungan…. baik bagi negara maju maupun negara berkembang. Berkat kepeduliaan dan bantuan negara ekonomi maju, …. kami negara-negara berkembang … mampu memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dunia…

Namun akhir-akhir ini, hubungan antar negara-negara ekonomi maju… semakin lama semakin terlihat seperti *“Game of Thrones”*…
Balance of power…dan aliansi antar negara-negara ekonomi maju… sepertinya tengah mengalami keretakan…Lemahnya kerjasama dan koordinasi telah menyebabkan terjadinya banyak masalah …. seperti peningkatan drastis harga minyak mentah… dan juga kekacauan di pasar mata uang yang dialami negara-negara berkembang…

Hadirin Yang Terhormat…

Dalam serial“Game of Thrones”,sejumlah Great Houses, Great Families... bertarung hebat antara satu sama lain, untuk mengambil alih kendali… “the Iron Throne” . “Mother of Dragons” menggambarkan siklus kehidupan. Perebutan kekuasaan antar para “Great Houses” itu bagaikan sebuah roda besar yang berputar. Seiring perputaran roda…, satu Great House tengah Berjaya, sementara House yang lain menghadapi kesulitan… dan setelahnya,… House yang lain Berjaya, dengan menjatuhkan House yang lain

Namun … yang mereka lupa … tatkala para Great Houses sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari Utara. Seorang evil winter, yang ingin merusak dan menyelimuti seluruh dunia… dengan es dan kehancuran.

Dengan adanya kekhawatiran ancaman Evil Winter tersebut, … akhirnya mereka sadar: tidak penting siapa yang duduki di “Iron Throne”. yang penting adalah kekuatan Bersama untuk mengalahkan Evil Winter agar bencana global tidak terjadi. Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak poranda yang menyengsarakan kita semua.

Para hadirin yang berbahagia,

Saat ini kita sedang menghadapi ancaman global yang tengah meningkat pesat… Perubahan Iklim, telah meningkatkan intensitas badai dan topan di Amerika Serikat hingga Filipina… Sampah Plastik di Laut diseluruh penjuru dunia… telah mencemari pasokan makanan di banyak tempat… Ancaman global yang tumbuh pesat tersebut … yang hanya bisa kita tanggulangi jika kita bekerja Bersama …

Baru lima hari yang lalu, dalam “Panel Antar-Negara Terkait Perubahan Iklim” atau IPCC … Bapak Guterres SekretarisJenderal PBB dengan tegas mengingatkan kita kembali. Bahwa waktu sudah sangat mendesak bagi kita untuk bertindak dalam skala besar-besaran … guna mencegah kehancuran dunia akibat perubahan iklim global yang tidak terkendali… Kita perlu segera meningkatkan investasi tahunan secara global sebesar 400% untuk energi terbarukan… Untuk itu … kita harus bekerja Bersama … menyelamatkan kehidupan Bersama kita …

Untuk itu, …. *kita harus bertanya: apakah sekarang ini merupakaan saat yang tepat untuk rivalitas dan kompetisi?* *Ataukah …saat ini merupakan waktu yang tepat untu kerjasama dan kolaborasi??* Apakah kita telah terlalu sibuk untuk bersaing dan menyerang satu sama lain… sehingga kita gagal menyadari… adanya ancaman besar yang membayangi kita semua? …Apakah kita gagal menyadari … adanya ancaman besar yang dihadapi oleh negara kaya maupun miskin? …. Oleh negara besar ataupun negara kecil?

Para hadirin yang berbahagia,

Tahun depan kita akan menyaksikan… Season Terakhir dari serial “Game of Thrones”… Saya bisa perkirakan bagaimana akhir ceritanya…
Saya yakin … ceritanya akan berakhir dengan pesan moral… *Bahwa …. konfrontasi dan perselisihan akan mengakibatkan penderitaan … bukan hanya bagi yang kalah… namun juga, yang menang*…

Ketika kemenangan sudah dirayakan …. dan kekalahan sudah diratapi …. Barulah kemudian kedua-duanya sadar …. Bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam perang selalu hasilnya sama … yaitu dunia yang porak poranda…Tidak ada artinya kemenangan … yang dirayakan di tengah kehancuran …Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi yang terbesar …, di tengah dunia yang tenggelam…

Saya ingin menegaskan bahwa … saat ini kita masuk pada “Season Terakhir” dari pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan.Bisa jadi situasinya lebih genting dibanding krisis finansial global sepuluh tahun yang lalu …

Kami bergantung pada Saudara-saudara semua… para pembuat kebijakan moneter dan fiskal dunia… untuk menjaga komitmen kerjasama global…
Saya sangat berharap… Saudara-saudara akan berkontribusi… dalam mendorong para pemimpin dunia untuk menyikapi keadaan ini secara tepat… Diperlukan kebijakan moneter dan kebijakan fiskal… yang mampu menyangga dampak dari Perang Dagang, …. Disrupsi Teknologi, dan ketidak pastian pasar…

Saya harap Pertemuan Tahunan kali ini berlangsung produktif…
Saya harap Anda semua mampu menyerap tenaga dan memetik inspirasi …. indahnya alam Bali dan Indonesia. Untuk menghasilkan kejernihan hati dan pikiran …dalam memperbaiki kondisi finansial global… untuk kebaikan Bersama.

Terima kasih.
* * *

Let us check it out!!!
07/10/2018

Let us check it out!!!

PELAJARAN BERHARGA DARI MARCO MELGRATI. PELAJARAN BERHARGA DARI MARCO MELGRATI. PELAJARAN BERHARGA DARI MARCO MELGRATI.PELAJARAN BERHARGA DARI MARCO

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Moy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share