19/11/2025
PT Medco Power Indonesia menargetkan ekspor listrik hijau sebesar 600 MW ke Singapura pada 2028 melalui proyek PLTS Pulau Bulan yang kini tengah dibangun. Proyek senilai US$3 miliar itu memiliki kapasitas 2 GWp dan akan menyalurkan listrik ke Singapura melalui kabel bawah laut 400 kV. Presiden Direktur Medco Power, Eka Satria, menyebut ekspor energi terbarukan ini akan menjadi momentum penting bagi ekonomi Indonesia—membuka lapangan kerja, menarik investasi, memperkuat devisa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Dengan potensi energi terbarukan nasional mencapai 3.686 GW namun baru 0,3% yang dimanfaatkan, peluang ekspor listrik menjadi game changer bagi transformasi industri energi Indonesia.
Eka menilai peluang ekspor listrik hijau ini mirip dengan keberhasilan ekspor LNG Indonesia pada era 1970–1980-an. Namun, Indonesia harus bergerak cepat karena negara lain seperti Malaysia dan Thailand juga gencar menawarkan listrik hijau ke Singapura. Saat ini, Medco Power menunggu izin ekspor dari pemerintah Indonesia, sementara sejumlah proyek energi bersih lain juga terus dipercepat, termasuk panas bumi Ijen (110 MW), Bonjol (55 MW), dan Samosir (40 MW), serta Solar PV di Bali Timur. Pemerintah Indonesia dan Singapura kini tengah memfinalkan mekanisme kerja sama, seiring rencana Singapura mengembangkan kawasan industri hijau di Bintan, Batam, dan Karimun. Langkah ini diharapkan membuka era baru ekspor energi bersih Indonesia ke pasar regional.